30 Oktober 2014

Sangat jarang kita temui ada orang yang mampu menghitung soal matematika akar pangkat lima dengan cepat. Sebab, di samping ketelitian, diperlukan juga kemampuan matematis yang mumpuni. Untuk memiliki kemampuan ini, kamu tidak harus menjadi orang super cerdas. Cukup memahami dan mengerti trik serta langkah-langkah permainan ini, dijamin kamu pasti bisa mengerjakan soal akar pangkat 5 layaknya orang super cerdas, Albert Einstein. Kamu hanya memerlukan waktu 2 detik saja untuk menyelesaikan soal-soal akar pangkat 5. Tidak percaya? Pelajari saja contoh berikut!

Contoh1:

Penyelesaian:
  1. Mula-mula, lakukan analisis bilangan, yaitu 205-962-976. Sehingga bilangan ini bisa disebut bilangan dua ratus jutaan (200 jutaan).
  2. Cocokkan dengan kartu Screet.
  3. Dengan menggunakan kartu screet, carilah nilai digitnya. Maka, 200 jutaan termasuk bilangan yang terletak di antara 100 jutaan dan 300 jutaan.
  4. Ambillah nilai digit terendahnya. Dalam hal ini, 200 jutaan bisa mengambil nilai digit 4, yakni sebagai 100 jutaan.
  5. Jadikan angka 4 (berasal dari nilai digit 4) sebagai subtotal awal dari jawaban di atas. Sehingga kamu bisa menuliskan sebagai berikut:
  6. _
  7. Ambillah angka terakhir dari bilangan kuadrat di atas. Dalam hal ini, 6 adalah angka akhirnya. Jadikan angka 6 sebagai pelengkap jawaban soal, sehingga kamu akan memperoleh angka 46.
  8. Bimsalabim!!! Dengan serta merta, kamu bisa menyebutkan dengan tepat dan cepat bahwa hasil hitung dari akar pangkat 5 dari 205.962.976 adalah 46.

Contoh2:

Penyelesaian:
  1. Mula-mula, lakukan analisis bilangan, yaitu 5-584-059-449. Sehingga bilangan ini bisa disebut bilangan lima miliaran (5 miliar).
  2. Cocokkan dengan kartu Screet.
  3. Dengan menggunakan kartu screet, carilah nilai digitnya. Maka, 5 miliaran termasuk bilangan yang terletak di antara 3 miliar dan 6 miliar.
  4. Ambillah nilai digit terendahnya. Dalam hal ini, 5 miliaran bisa mengambil nilai digit 8, yakni sebagai 3 miliaran.
  5. Jadikan angka 8 (berasal dari nilai digit 8) sebagai subtotal awal dari jawaban di atas. Sehingga kamu bisa menuliskan sebagai berikut:
  6. _
  7. Ambillah angka terakhir dari bilangan kuadrat di atas. Dalam hal ini, 9 adalah angka akhirnya. Jadikan angka 9 sebagai pelengkap jawaban soal, sehingga kamu akan memperoleh angka 89.
  8. Bimsalabim!!! Dengan serta merta, kamu bisa menyebutkan dengan tepat dan cepat bahwa hasil hitung dari akar pangkat 5 dari 5.584.059.449 adalah 89.
Sumber: Radja Suku, 2011, Bimsalabim! Kuasai Matematika Dengan Sulap-Sulap, Diva Pers, Yogyakarta

Posted on Kamis, Oktober 30, 2014 by Eman Mendrofa

No comments

27 Oktober 2014

Zaman sekarang, foto editan bukan sesuatu hal baru atau jarang dilihat. Saat ini sudah banyak tersebar luas di internet. Apalagi didukung dengan perkembangan aplikasi dan software foto edit digital yang semakin beragam dan cangih. Rasanya semua itu bisa dilakukan dengan gampang dan cepat.
Akan tetapi, sebenarnya melakukan editing foto pada software foto digital tidak terbilang susah dan tidak juga terbilang cukup mudah karena dalam pengeditannya dibutuhkan kemampuan lebih dan daya imajinasi yang kuat dari pengguna. Selain itu, dibutuhkan juga sebuah inspirasi yang mendalam agar hasilnya imajinatif dan kelihatan luar biasa dan nyata. 
Tak usah cerita panjang lebar, inilah foto editing yang diolah menggunakan software editing digital.


 Sumber: DuniaGambar


Posted on Senin, Oktober 27, 2014 by Eman Mendrofa

1 comment

26 Oktober 2014

Ngeblog sungguh mengasyikkan. Walaupun tak sedikit juga kita mengalami berbagai kendala, misalnya ketika kita ingin posting sebuah artikel. Apalagi kalau baru belajar, kita pasti mengalami berbagai kendala dan kendala tersebut bisa saja mengurungkan niat untuk posting artikel. Tetapi saya yakin jika terus belajar maka semua kendala tersebut bisa diatasi dan diminimalisir.

Saat pertama kalinya posting artikel, saya mengalami kendala ketika hendak posting artikel yang ada tabel. Awalnya saya memang kesusahan karena editornya tidak menyediakan pembuatan tabel, tetapi setelah saya cari referensi diinternet akhirnya saya dapatkan solusinya. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan Microsoft Word. Program yang satu ini, saya rasa sudah pada kenal karena kita sudah terbiasa menggunakannya. Untuk lebih jelasnya cara membuat tabel pada postingan blog menggunakan Microsoft Word, silahkan ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buka Microsoft Word.

  2. Buatlah tabel, kemudian desain tabelnya sesuai dengan yang diinginkan. Saya yakin membuat tabel di Microsoft Word sudah pada bisa.


  3. Jika sudah membuat tabel, sekarang simpan dengan Format "Web Page, Filtered (*.htm;*.html)".


  4. Setelah disimpan, kemudian tutuplah Microsoft Word-nya.

  5. Sekarang bukalah file yang telah disimpan tadi dengan menggunakan notepad atau notepad++. Saya menggunakan notepad++ dan tampilannya seperti berikut:


  6. Copy semua Kode tersebut dan paste-kan pada postingan dibagian HTML, bukan Compose.


  7. Publikasikan artikel dan lihat hasilnya. Sudah bisa kan??
Sekian artikel dari saya, semoga bermanfaat.

Posted on Minggu, Oktober 26, 2014 by Eman Mendrofa

No comments

25 Oktober 2014

  1. Type Variabel
  2. Dasar dari pemrograman pada Visual Basic adalah VBA yang menggunakan dialek Basic. Bagi anda yang pernah belajar bahasa Basic, tidak akan sulit untuk belajar VBA.

    Dibandingkan dengan type data yang terdapat pada basic, type data yang disediakan VBA lebih banyak, seperti type Currency, Decimal, Object, dan Variant. Variant merupakan type variabel yang istimewa, karena dapat berubah dari satu type ke type yang lain, sesuai dengan evaluasi ekspresi oleh Visual Basic.

    Ketepatan pemilihan type variabel akan sangat menentukan pemakaian resources oleh aplikasi yang dihasilkan, menjadi tugas programmer untuk memilih type yang sesuai untuk menghasilkan program yang efisien dan berperfomance tinggi.

    Type Data Ukuran Storage Jangkauan
    Byte 1 byte 0 s/d 255
    Boolean 2 byte true atau False
    Integer 2 byte -32,768 s/d 32,767
    Long 4 byte -2,147,483,648 s/d 2,147,483,647
    Single 4 byte -3.402823E38 s/d -1.401298E-45 (-)
    1.401298E-45 s/d 3.402823E38 (+)
    Double 8 byte -1.79769313486232E308 s/d
    4.94065645841247E-324 (-)
    Currency 8 byte -922,337,203,685,477.5808 s/d
    922,337,203,685,477.5808
    Decimal 14 byte +/- 79,228,162,514,264,337,593,543,950,335
    Date 8 byte 1 Januari 100 s/d 31 Desember 9999
    Object 4 byte Mengacu pada objek tertentu
    String (panjang variabel) 10 byte + panjang string 0 sampai lebih kurang 2 milyar
    String (panjang tetap) panjang dari string 1 sampai lebih kurang 65,400
    Variant (dengan angka) 16 byte Sembarang angka sampai jangkauan jenis Double
    Variant (dengan karakter) 22 byte + panjang string Sama dengan jangkauan variabel String

  3. Operator pada Visual Basic
  4. Visual Basic menyediakan operator aritmatika, komparasi, dan logika. Operator adalah suatu simbol atau tanda untuk menyatakan suatu operasi atau proses. salah satu hal yang harus dipahami oleh programmer adalah tata urutan operasi dari masing-masing operator tersebut sehingga mampu membuat ekspresi yang akan menghasilkan nilai yang benar. Tabel di bawah menunjukkan operator dan urutan operasinya dari atas ke bawah.

    Aritmatika Komparasi Logika
    Pangkat (^) Sama dengan (=) Not
    Negatif (-) Tidak sama dengan (<>) And
    Kali dan Bagi (*, /) Kurang dari (<) Or
    Pembagian bulat (\) Lebih dari (>) Xor
    Sisa Bagi (Mod) Kurang dari atau sama dengan (<=) Eqv
    Tambah dan Kurang (+, -) Lebih dari atau sama dengan (>=) Imp
    Penggabungan string (&) Like

    Contoh:
    • A = 2 + 5 * 6 maka hasilnya 32
    • B = (2 + 5) * 6 maka hasilnya 42
    • Luas_Lingkaran = 2 * phi * r
    • dll

  5. Operator Like
  6. Salah satu operator Komparasi pada Visual Basic adalah operator Like. Operator ini digunakan untuk operasi pencocokan pola pada string yang akan sangat membantu programmer.

    Syntax:
    Result = string Like pattern

    Karakter dalam Pola Penyamaan dalam string
    ? Sembarang karakter tunggal
    * Nol atau lebih karakter
    # Sembarang digit tunggal (0-9)
    [charlist] Sembarang karakter yang berada dalam charlist
    [!charlist] Sembarang karakter yang tidak berada dalam charlist

    Contoh:
    • MyCheck = "aBBBa" Like "a*a" ('Returns True)
    • MyCheck = "F" Like "[A-Z]" ('Returns True)
    • MyCheck = "F" Like "[!A-Z]" ('Returns False)
    • dll

  7. Deklarasi Variabel
  8. Visual Basic memungkinkan kita untuk menggunakan variabel tanpa deklarasi. Tetapi hal ini adalah kurang baik untuk program yang terstruktur dan menghindari kesalahan pengolahan yang akibatnya oleh kesalahan dalam pengetikkan nama variabel.

    Agar setiap variabel yang digunakan harus dideklarasikan, dapat digunakan perintah:
    Option Explicit

    Pada setiap awal module, atau pada menu Tools, pilih Option, pilih tab Editor, buat tanda check pada Require Variable Declaration.

    Deklarasi variabel pada Visual Basic dapat dilakukan dengan Keyword berikut:

    Keyword Digunakan pada
    Public Berlaku pada level modul
    Private Berlaku pada level modul
    Dim Berlaku pada level modul dan level procedure
    Static Berlaku pada level procedure

    Syntax:
    [keyword] Nama_Variabel [As Type Variabel]

Posted on Sabtu, Oktober 25, 2014 by Eman Mendrofa

No comments

23 Oktober 2014


















Silahkan download file pdf-nya melalui link berikut:


Baca juga:

Posted on Kamis, Oktober 23, 2014 by Eman Mendrofa

No comments

22 Oktober 2014

 

Lebih lengkapnya silahkan download melalui link berikut:
DISTRIBUSI HIPERGEOMETRIK

Posted on Rabu, Oktober 22, 2014 by Eman Mendrofa

No comments